Minimalism itu pilihan

by - 11.34


   Konsep hidup minimalism ini sebenarnya sudah lama, namun saya interested dua tahun belakangan ini membaca artikel & melihat pola hidup para minimalism, berawal dari follow account instagram mba atit yang mengajarkan juga mengenai zero waste. tapi disini saya lebih mengajak untuk sharing. banyak manfaat kok memilih gaya hidup ini, lebih sederhana,nggak boros untuk membeli hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu penting hanya membuat tempat/sudut kamar penuh tumpukan barang yang padahal kalian sendiri nggak pakai selama sebulan atau lebih hanya untuk memuaskan nafsu belanja. yakin deh ini gaya hidup yang sangat bijak, kenapa nggak dari dulu yah saya sadarnya hahaha.. 

   tapi nggak apa, semua hal butuh proses dan tetap belajar untuk jadi yang lebih baik. open mind terhadap hal baru memang butuh jenjang waktu tidak langsung yaa, jadi ya setidaknya kita tetap jadi newbie yang mencari info sembari di aplikasikan sesuai versi kita sendiri. tidak usah menjadi seperti mereka karena kita punya kebutuhan, keinginan, serta penghasilan yang berbeda pula. tapi jelas tujuan dan manfaatnya sama.

   jujur yah, saya memang paling hobby dan sangat suka untuk beres-beres, untuk teman yang kenal dekat pasti sudah tahu kebiasaan aneh itu. sampai saya yang pernah menawarkan diri untuk beresin/rapihin kamar mereka karena jujur paling tidak senang lihat pakaian dilemari atau kamar berantakan versi saya yah, hampir setiap sabtu itu bisa saya habiskan waktu untuk beres-beres rumah. paling bahagia kalau ada yang ngajak untuk beresin rumah mereka, ntah kenapa bahagia aja. lihat kondisi kamar yang rapi, bersih itu buat pikiran juga lebih nyaman.coba deh, kalian bayangin pulang kerja dengan kondisi kamar yang awut-awutan, uuhhhh!! 

  Ohiya, sebelum saya baca konsep marie kondo ini udah melakukan hal yang sama, seperti nyusun baju sesuai warnanya.karena ada beberapa kakak perempuan saya pun yang suka beres-beres malah dulunya lebih parah fanatiknya dari pada saya mengenai beres-beres hahahaa... tapi pasca menikah dan punya anak saya yang lebih fanatik wkwkwkwkwk. jujur disini saya nggak ada unsur mau pamer atau apa, karena ini semua hanya kesederhanaan yang bisa membuat bahagia memilikinya (alhamduililah, alhamdulilaah, alhamdulilaah) hanya memberikan gambaran semoga setelah kalian baca atau melihat pict bisa berinisiatif untuk beresin pakaian/tas yang memang sudah jarang dipakai dan diberikan kepada mereka yang lebih membutuhkan mungkin dengan syarat masih layak. 

Does it  Spark Joy?
- Yes, keep it! If no, dispose of it.
 


 
 
 




You May Also Like

0 komentar